Sebagian dari mereka menembus banjir, memotret, menulis, dan menyiarkan kabar. Namun ketika pulang, rumah ikut terendam, arsip liputan rusak, bahkan perabot hanyut. Meski begitu, keesokan hari mereka kembali turun ke lapangan diam, tanpa banyak keluh.
Di tengah situasi itu, Ketua LAN (Lembaga Anti Narkoba) Sumbar, Firman Sikumbang, memilih hadir. Ia datang bukan dengan seremoni besar, melainkan kepedulian sederhana: membawa paket sembako dan sapaan hangat untuk wartawan yang ikut terdampak.
Acara digelar di Nana Pink Café, kawasan Gor H.Agussalim Suasananya tenang. Tidak ada panggung tinggi, tidak ada banner besar — hanya kursi, obrolan, dan rasa saling menguatkan.
Bantuan berupa mi instan, makanan ringan, sarden, dan air mineral. Nilainya tak besar — sekitar seratus ribu rupiah per paket — namun terasa berarti: membantu bertahan di masa sulit.
Firman Sikumbang menjelaskan, bantuan ini merupakan wujud kepedulian LAN Sumbar kepada kalangan media.
“Ini bentuk empati. Tidak besar, tapi tulus. Wartawan juga terdampak, dan mereka tetap bekerja untuk masyarakat,” ujar Ketua LAN Sumbar, Firman Sikumbang.
Menurutnya, media bukan hanya menyebarkan informasi. Dalam bencana, wartawan ikut menjaga harapan.
“Banyak yang mengira wartawan selalu kuat. Padahal mereka juga punya keluarga dan rasa cemas. Karena itu, kita datang menyapa,” tuturnya.
Cerita-cerita mengalir. Ada yang kehilangan arsip liputan bertahun-tahun. Ada yang memindahkan keluarga ke rumah kerabat, lalu kembali turun meliput. Wajah-wajah mereka terlihat lebih tenang karena merasa diperhatikan.
Sementara itu Thamrin yang akrab di Panggil uda In juga menyampaikan terima kasih kepada ketua LAN Sumbar,Firman Sikumbang tak henti hentinya menyalurkan bantuan musibah banjir dan longsor di Padang, mau di wilayah Sumbar,dan juga kepada wartawan terdampak.
“Langkah Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang bukan soal besar kecilnya bantuan. Ini tentang kepedulian. Kami merasa didampingi,” ucapnya.
“Kehadiran Ketua LAN Sumbar Firman Sikumbang menunjukkan bahwa organisasi tidak hanya bicara program. Ada empati yang nyata,” katanya.
Di sisi lain, Firman menekankan bahwa LAN Sumbar tidak hanya fokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial.
“LAN adalah bagian dari masyarakat. Ketika ada yang tertimpa musibah, kita ikut bergerak. Semoga semakin banyak pihak ikut membantu,” ujarnya.
Menutup kegiatan, Firman menyampaikan pesan sederhana namun kuat: "Kita mungkin tidak bisa menghapus semua duka, tapi kita bisa saling menopang. Yang berat, kita pikul bersama,"pungkasnya.(red)

No comments:
Post a Comment