"Terima kasih Danantara, saya apresiasi kerja cepat selesaikan 600 unit rumah hunian sementara untuk korban banjir di Aceh Tamiang,"ujar Prabowo, Kamis 1/1-2026 di Aceh Tamiang.
Hunian Danantara dibangun 8 hari lalu disamping Masjid Darusallam pinggir jalan raya Aceh Tamiang-Langsa.
Hunian Danantara menurut COO Danantara Dony Oskaria dibangun kolaborasi 7 BUMN Karya, CSR Bank Himbara, PLN dan Telkomsel.
"Hunian ini harus nyaman dan memberikan rasa aman kepada para korban bencana Aceh Tamiang,"ujar Dony.
Kerja cepat Danantara diapresiasi presiden dan minta Danantara berkoordinasi juga dengan BNPB, Polri dan lembaga lain.
"Supaya tidak timpang tindih, Hunian Danantara ini sangat layak dan sangat beradab,"ujar Presiden.
Prabowo Tiba di Huntara Tamiang Aceh
Presiden Prabowo Subianto tiba di Huntara, Tamiang, Aceh bersama gubernur Muzakir Munaf, Kamis siang.
Kepala Negara disambut warga yang menyemut.
Prabowo setelah turun dari helikopter naik mobil Maung dan membuka sunroof, bersama Gubernur Muzakir Munaf. Kedua orang penting ini, melambai kepada warga.
Bahkan Prabowo sempat mencium anak kecil yang berada dalam kerumuman.
CEO Danantara Rosan Roeslani dalam rapat koordinasi dengan presiden, sejumlah menteri dan dirut-dirut BUMN karya menjelaskan, Danantara telah menyiapkan dan akan menyelesaikan pembangunan huntara di tiga provinsi. Masing-masingnya 12.500 untuk Aceh, 2000 untuk Sumut dan 500 untuk Sumbar.
Roslan bersama COO Danantara, Dony Oskaria menambahkan, sebanyak 1.626 orang bekerja menyiapkan huntara yang sudah selesai, kemarin.
Menurut Rosan, hunian yang dibangun mestilah beradab dan layak sesuai kearifan lokal Aceh.
Luas lahan yang tersedia 13 hektare untuk huntara dan hunian tetap (huntan). Dana bersumber dari CSR BUMN Rp 1 triliun.
Menurut Kepala BNPB , Suharyanto, korban bencana di Aceh yang meminta 23.432 rumah meminta huntara, dan 11 ribu lebih memilih tinggal bersama keluarga. BNPB sudah bangun 450 unit terpisah-pisah.
Arahan Presiden
Prabowo menyebut huntara yang dibuat oleh Danantara, merupakan langkah baik.
“Kita mesti berbagai titik mendapatkan masukan dan memberi solisi bagi korban banjir,” katanya.
Prabowo berbaju saku empat itu, pejabat mesti datang ke lokasi bencana, tapi bukan ikut macul, melainkan mencari masalah dan memberi solusi.
“Danantara membuktikan dalam delapan hari bisa membangun ratusan huntara,” kata Prabowo memuji.
Dalam rapat di lokasi huntara itu, Presiden minta koordinasi yang ketat, sehingga masalah korban bisa terselesaikan.
Presiden minta diperhatikan dengan baik sekolah, rumah sakit dan puskemas sehingga beroperasi normal kembali.
Mendagri Tito Karnavian mengemukakan, diberikan dukungan biaya untuk korban.
Menurut Direktur Komersial Injourney Aviation Services Muchdian Muchlis pihaknya siap 100 persen untuk tugas bersihkan Puskesmas dan masjid di Aceh Tamiang.
"RSUD Tamiang sudah dikerjakan dan sudah banyak ruangan yang bersih dan Allhamdulillah sejak seminggu lalu RSUD Aceh Tamiang sudah beroperasi, meski peralatan medis terbatas,"ujar Muchdian.
Bahkan untuk Puskesmas dan masjid tim Satgas Injourney Aviation Services (IAS) siap melaksnakan.
"Pak COO Dony Oskaria perintahkan IAS bersihkan Puskesmas dan masjid di Aceh Tamiang, Insya Allah sebelum ramadan masjid di Aceh Tamiang sudah clear and clean,"ujar Muchdian. (**)

No comments:
Post a Comment