Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

WEBINAR

INDEKS BERITA

Tag Terpopuler

Ketua LAN Sumbar Bersama Wartawan Senior Harianof Perangi Narkoba Secara Militer

Monday, February 2, 2026 | February 02, 2026 WIB Last Updated 2026-02-02T13:31:19Z

Fokus Online,Padang - Peredaran narkotika yang kian masif di Indonesia telah menempatkan bangsa ini pada situasi darurat. Generasi muda menjadi sasaran utama, dan jika kondisi ini terus dibiarkan, ancamannya bukan hanya kerusakan individu, tetapi juga kehancuran sosial dan peradaban.

Hal tersebut disampaikan wartawan senior Sumatera Barat, Harianof, S.Sos, saat temu ramah dengan Ketua Lembaga Anti Narkotika (LAN) Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang, di Hotel Ibis Padang, Senin, 2 Februari 2026. 


Harianof menegaskan bahwa upaya pencegahan narkotika tidak lagi cukup dilakukan secara seremonial, melainkan harus menyentuh hingga akar rumput. “Banyak generasi muda terpapar narkotika. Ini tidak bisa dibiarkan lagi. LAN Sumbar harus lebih masif melakukan pencegahan sampai ke nagari, ke komunitas terkecil,” ujar Harianof.


Ia mengungkapkan, berdasarkan temuan PPATK tahun 2023, perputaran uang narkotika di Indonesia mencapai lebih dari Rp400 triliun per tahun. Angka tersebut dinilainya sangat fantastis dan menjadi sinyal bahaya serius bagi masa depan bangsa. “Kalau ini terus dibiarkan, kita sedang menuju sebuah perang candu,” tegasnya.


Menurut Harianof, narkotika adalah senjata paling efektif untuk menghancurkan sebuah bangsa tanpa harus berperang secara militer. Ia mencontohkan sejarah Perang Candu tahun 1840, ketika Inggris berhasil menaklukkan Cina bukan melalui kekuatan tentara, melainkan dengan politik narkoba.


“Secara taktik dan strategi militer, Inggris tidak seimbang. Tapi mereka menghancurkan dari dalam melalui candu. Ini pelajaran sejarah yang harus kita pahami,” katanya.


Dalam konteks kekinian, Harianof menilai LAN sebagai salah satu organisasi yang konsisten dan aktif dalam gerakan anti narkoba, khususnya di Sumatera Barat. Ia mengingatkan agar LAN tidak lengah menghadapi dinamika peredaran narkotika yang terus berubah.


“Kami terus memantau pergerakan LAN dalam menghadapi perang candu yang berkembang di Indonesia saat ini,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan adanya indikasi pergeseran peredaran narkotika di Sumatera Barat, dari wilayah perkotaan menuju daerah pinggiran hingga nagari-nagari. “Kalau dulu kota menjadi sasaran utama, sekarang pergeseran itu nyata, dari kota ke nagari,” katanya.


Menurutnya, jika narkotika dibiarkan masuk ke nagari tanpa upaya pencegahan yang kuat, maka akan terjadi kerusakan sosial yang serius. Disharmoni di tengah masyarakat tidak terelakkan, nilai adat dan agama akan tergerus, dan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) kehilangan makna sebagai pedoman hidup masyarakat Minangkabau.


Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Anti Narkotika Provinsi Sumatera Barat Firman Sikumbang menegaskan, bahwa LAN Sumbar menyadari sepenuhnya ancaman besar narkotika terhadap generasi muda dan ketahanan sosial masyarakat.


“Perang candu ini nyata dan sedang berlangsung. Jika kita lengah, yang hilang bukan hanya anak-anak kita, tetapi juga nilai, adat, dan jati diri masyarakat Sumatera Barat,” tegasnya.


Ia menegaskan komitmen LAN Sumbar untuk memperkuat gerakan pencegahan berbasis nagari dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat, tokoh adat, alim ulama, bundo kanduang, pemuda, serta berbagai elemen lainnya. 


Menurutnya, perang melawan narkotika tidak bisa diserahkan semata kepada aparat penegak hukum, melainkan harus menjadi gerakan moral bersama.


“LAN akan berdiri di garis depan, tetapi kami tidak bisa berjalan sendiri. Nagari harus menjadi benteng terakhir. Ketika adat dan agama kembali hidup dalam keseharian masyarakat, di situlah narkotika tidak punya ruang untuk tumbuh,” ujarnya.


Menutup pertemuan tersebut, Firman Sikumbang mengajak seluruh pihak untuk tidak menunggu jatuhnya korban berikutnya.


“Ini bukan sekadar tugas Lembaga Anti Narkotika, ini adalah panggilan sejarah. Kita harus bertindak sekarang, demi menyelamatkan generasi dan menjaga marwah Sumatera Barat dari kehancuran akibat narkotika.” tukasnya, (Boby)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
Selamat datang di Website FOKUS ONLINE, Terima kasih telah berkunjung