Bantuan diserahkan langsung Ketua APBMI Sumbar HM Tauhid, didampingi Sekretaris Indra GWS. Bantuan ini merupakan amanah dari APBMI Kalimantan Timur dengan total Rp30 juta. Dari jumlah itu, Rp27,5 juta dialokasikan untuk pembangunan hunian sementara (huntara), sementara sisanya digunakan untuk pengadaan dua unit toren air bagi warga Kampung Pila Tarok, Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, yang mengalami kesulitan air bersih.
Tauhid berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana. “Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan menjadi amal jariah bagi Ketua DPW APBMI Kaltim Haji Syamsudin serta seluruh anggota APBMI di Kalimantan Timur,” ujarnya.
Koordinator Posko Talang Mandiri, Dasrul, menyampaikan terima kasih atas kepedulian APBMI Kaltim. Bantuan akan disalurkan dalam bentuk material pembangunan huntara serta sembako. Tahap awal diberikan kepada 11 kepala keluarga, kemudian dilanjutkan ke titik lain di Batu Busuk.
“Saat ini sudah ada 11 unit huntara yang dibangun dari bantuan donatur, baik tokoh masyarakat maupun perantau Minang. Bantuan APBMI Kaltim sangat membantu percepatan pemulihan pascabencana,” kata Dasrul.
Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata solidaritas APBMI terhadap masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara perantau dan warga kampung halaman. (Grp)

No comments:
Post a Comment